Aku telah menanam rasa yang sempat ku biarkan mengubur bersama waktu
Yang sempat aku sakiti dalam setiap perjalanan hidupku
Di setiap orang yang berusaha menuangkan secangkir cinta dan perhatian
Aku selalu berlari dan tak pernah berlabuh
Bahkan untuk memberhentikan kakiku
Menengok dan menanyakan maksud
Tebas sudah semua pemberian itu
Tapi tidak untuk sekarang
Kala itu..
Ada janji pelan-pelan terucap dalam hati
Menyibak mendung yang terus aku erat dalam hati
Belajar menerima orang lain
Yang tuangkan cinta dan perhatian
Hakekat kesadaran diri
Bahwa tak selamanya hidup menyendiri
Mengusir cinta yang datang temani diri
Membumbung tekat dalam diri
Berselimutkan berani
Belajar mencintai
Dengan pikiran dan hati


0 komentar:
Posting Komentar